WELCOME TO BLOG

Khastury_chains Islam

Selamat membaca ilmu Islam


cerita pangalaman

USIA SENJA


Setiap insan pasti akan hilang segenap kekuatan yang pernah ada secara perlahan-lahan. Diri terpaksa akur dengan fitnah yang akan merengut tulang menjadi rapuh, darah daging sudah tidak sesegar dulu lagi. Manakala rambut pula memutih dan kulit menjadi kering. Semuanya tidak lagi cantik dan menarik.

Begitulah bekas hasil perjuangan hidup. Perjuangan untuk membuktikan diri adalah hamba Allah yang berjaya. Adakah bekas sujud masih kelihatan? Tujuh anggota badan masihkah dapat bertahan dalam menikmati rakaat yang panjang? Apakah kedua itu masih berminat kepada Al-Qur’an? Bukankah Al-Qur’an berisi kalimah cinta Allah kepada hambaNya?

Biarlah segala-galanya hilang, tua, lemah, dan tidak berdaya. Jika diri bertemu Allah nanti, saat sakaratul maut datang menjemput, katakanlah dengan bangga kapada yang dikasihi: “Ya Allah, saksikanlah tubuh kurusku yang berpenyakit, mata rabunku, tulangku, daran dan dagingku semuanya aku persembahkan kepadaMu, Ya Allah. Bangkitkan mereka pada hari kiamat nanti dengan bekas perjuangan pada jalanMu.”

Mengapa harus bersedih pada dipenghujung usia? Mengapa harus melayang perasaan semakin membuat diri pikun. Bukankah belantara ilmu masih dijelajahi semuanya?

Ada Al-Qur’an dan masjid tempat mengistirahatkan hati yang lara dikala senja usia. Generasi muda memerlukan bimbingan. Mengapa biarkan diri lena tenggelam menunggu ajal yang mendekat.

Umat perlu islah, revolusi akidah, ibadah dan akhlak. Masyarakat masih sakit dengan keruntuhan moral dan kejahatan. Agama ini belum menang! Sesungguhnya tiada kata istirahat didunia ini. Selagi ajal belum sampai, perjuangan untuk membuktikan cinta kepada Allah mesti diteruskan. Tak ada istilah pensiun dalam perjuangan.

Istirhat dan kesenangan itu hanya ketika berada disyurga kelak. Dunia ini adalah tempat berjuang sampai diri terkoban karenaNya. Hidup biarlah mulia, mati biarlah mulia

Masa yang berlalu begitu berharga demi menolong agama Allah ini. Terus beramal, berjuang, ibadah dan muamalah sesama insan. Sampai Allah sudi menerima kita sebagai hambaNya yang teruji.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar